Skip to content

Saran Untuk Ruang Serbaguna

Keberadaan Ruang Serbaguna pada SMAN 1 Harau merupakan sebuah sarana yang cukup signifikan pada sekolah ini. Hal ini dapat dilihat dari betapa banyaknya kegiatan yang dilaksanakan pada ruangan yang mampu menampung kurang lebih 150 orang ini. Baik even yang diselenggarakan oleh internal SMAN 1 Harau maupun kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak eksternal seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan instansi-instansi lainnya yang memilih Ruang Serba Guna SMAN 1 Harau sebagai tempat kegiatan.

Mengingat begitu banyak kegiatan yang dilaksanakan, sudah selayknya ruangan ini dirancang agar lebih memberikan kemudahan, kenyamanan dan keefektifan bagi penyelenggara maupun peserta yang mengikuti kegiatan yang diselenggarakan di ruangan ini.

Pada kesempatan ini, saya ingin memberikan sedikit saran terkait kondisi ruangan ini sekarang. Saya mempunyai ide terkait pencahayaan pada panggung. Sekarang ini, penerangan yang digunakan khusus untuk bagian panggung bertipe omni direction, artinya cahaya memancar ke segala arah, yang menerangi seluruh area panggung, mulai dari meja narasumber/pembicara dan juga menerangi screen proyektor yang terdapat di belakang meja yang disebutkan tadi. Hal ini mengakibatkan pantulan cahaya pada screen proyektor saya rasa kurang maksimal. Sedangkan jika lampu panggung dimatikan jika ada yang ditampilkan pada proyektor, mengakibatkan area meja jadi kurang kelihatan, artinya kekurangan cahaya.

Oleh sebab itu, sebaiknya penerangan untuk area panggung ditambah dengan lighting yang bersifat menerangi satu arah saja, misalnya menggunakan pencahayaan tipe spotlight ataupun downlight yang khusus mengarah ke meja panggung. Dengan demikian cahaya yang menerangi meja tidak ikut menerangi screen proyektor sehingga tampilan pada screen proyektor bisa dilihat lebih terang dan jelas.

Selanjutnya, jenis proyektor yang digunakan juga disarankan untuk diganti dengan resolusi yang lebih besar, demikian juga dengan ukuran screennya. Dengan demikian, tampilan proyektor tetap terlihat jelas sekalipun dilihat dari bagian paling belakang area peserta kegiatan.

Pada bagian audio juga perlu mendapat sedikit perbaikan, kondisi sekarang yaitu, pemasangan speaker L/R sekarang bukannya pada posisi kiri dan kanan, melainkan dipasang pada posisi F/R, pada saat mengatur balance L/R audio malah yang berubah itu suara bagian depan dan belakang, seharusnya balance ini mengatur kuat audio bagian kanan dan kiri. Hal ini cukup dengan hanya mengubah pengkabelan speaker.

Demikian masukan yang dapat saya sampaikan, sekiranya bisa menjadi pertimbangan bagi pihak terkait pada sekolah.